life is full of surprises!
itu lah yang saya percaya. hidup itu penuh dengan kejutan. apapun bentuk kejutannya, mau kejutan hal-hal yang menyenangkan atau malah, hal yang menyakitkan. kita tidak akan pernah tahu PASTI apa yang akan terjadi semenit, sejam, sehari, sebulan, dan bertahun-tahun berikutnya. tapi, setidaknya kita bisa memperkirakan apa yang akan terjadi di hidup kita. namun bagi sebagian orang, masa depan bisa ditebak. dengan apa? yah, caranya mudah! yaitu dengan menciptakan sendiri masa depan itu -dengan merencanakan dan merealisasikannya. walau begitu, pasti ada kejutan yang terselip diantaranya.
kejutan yang menyenangkan bisa menjadi salah satu hal yang diharapkan pada saat hari spesial kita tiba. siapa sih yang pada hari ulang tahunnya tidak berharap sesuatu spesial (yang secara mengejutkan) terjadi padanya? saya rasa tidak ada orang yang tidak menginginkannya. walau bukan hari istimewa, coba berikan kejutan yang manis bagi orang-orang, terutama orang terdekat. kejutannya bisa macam-macam. bisa berbagi kue hasil buatan sendiri, surat atau pesan singkat tanda rindu atau cinta, bunga, traktir makan, atau m.. terserah apa saja.
jujur, saya sering membuat kejutan kecil untuk orang-orang dekat saya. saya sering mengirim surat singkat untuk adek saya atau kupon pijat untuk ibu saya atau kartu ucapan untuk teman-teman kampus atau tulisan singkat di blog tentang seseorang. rasanya luar biasa bisa melihat raut haru dan senyum bahagia orang yang diberi kejutan. dari situ lah, saya (dan saya harap kalian juga) dapat merasakan betapa kehadiran kita bisa menenangkan dan menyenangkan orang lain. lebih dari itu, betapa bersyukurnya kita masih memiliki orang-orang yang membuat hidup kita bewarna. silakan mencoba dan berbahagia! (ibi)
PS: saya tidak mencoba menjadi mario teguh, hehe
Budi Islami
Archive for 2012
Kejutan!!
skripsi = kekerasan?
membaca tulisan teman saya yang berinisial d-u-l tentang skripsot membuat saya ingin menyampaikan beberapa buah kalimat. well, ini bukan pidato atau protes atau kampanye-anti, tapi cuman sekedar gagasan.
skripsi. satu kata beribu makna, berjuta kesan bagi siapa saja yang sedang berhadapan dengannya. setau saya, mayoritas (entah berapa jumlahnya) fakultas dan jurusan di universitas di Indonesia mewajibkan mahasiswanya untuk menyelesaikan skripsi sebagai syarat kelulusan. sisanya, mahasiswa ditawarkan atas dua pilihan: skripsi atau proyek. Fakultas saya mewajibkan kami, mahasiswa S1, menyelesaikan skripsi.
bagi saya, skripsi bukan masalah. toh, ia hanya lah tugas kuliah yang bebannya lebih berat dua kali lipat. itu saja. bukannya bermaksud sombong atau meremehkan, tidak. pada dasarnya saya suka melakukan riset atau mengobservasi sebuah obyek (walau kadang absurd). saya pun suka mencari tahu banyak hal karena itu lah saya suka membaca. yah, alasan klise ini emang jadi faktor ketidakberatan saya dalam mengerjakan skripsi.
tapi, ada beberapa (dan mungkin) banyak mahasiswa yang merasa terlalu berat mengerjakan skripsi. terlepas apapun alasannya. contoh mudah adalah teman-teman saya yang hampir selalu mengeluh saat dihadapkan oleh mata kuliah ini. alhasil, pada saat proposal skripsi (pengajuan judul skripsi, bab I & seminar), hasil yang dikeluarkan pun tidak maksimal. banyak judul skripsi yang itu-itu aja, bakal riset yang gak signifikan, proposal yang amburadul, dan kritik lain. entah siapa yang harus disalahkan atas kejadian ini. semakin dipikir saya semakin bingung.
sempat terlintas di benak saya bahwa skripsi itu bisa jadi kekerasan yang dilakukan oleh institusi pendidikan formal yang bernama universitas. kekerasan, kalau kata Galtung, terjadi saat manusia dipengaruhi sedemikian rupa sehingga realisasi jasmani dan mental aktualnya berada dibawah realisasi potensialnya. dan hey, skripsi dapat membatasi potensi mahasiswa yang sebenarnya! belum lagi tekanan sana sini yang makin membuat mahasiswa jatuh saat mengerjakan skripsi.
banyak sekali skripsi-skripsi yang jelek atau bahkan gak selesai. lebih buruk lagi, skripsi bisa dikerjakan oleh orang lain. ayo lah, itu dapat membuktikan bahwa pekerjaan yang tidak dilakukan yang sesuai dengan passion bakal gak maksimal, termasuk pengerjaan skripsi. saya bukannya mau mencemooh teman-teman yang seperti itu, TIDAK! saya hanya menyayangkan kemampuan mereka di bidang lain seperti pengerjaan proyek ketimbang mengerjakan skripsi. ya ya, aku tau pendapatku ini cukup dangkal dan tidak terlalu cukup untuk menjelaskan fenomena itu. tapi, yang jelas, menurut saya, mahasiswa seharusnya diberikan pilihan alternatif sebagai syarat kelulusan. tentunya pilihan itu harus menjadi 'triger' dan porto polio bagi mahasiswa.
salam,
Budi Islami
Skripsot (Skripsi NGesot) Menurut L?
*Dipersembahkan untuk mahasiswa tingkat tua yang kelimpungan ngadepin skripsi*
Ya itu , ya itu dia yang selama ini bikin penelitian skripsi ribuan mahasiswa cuma berakhir dengan penelitian dengan urgensi yang diada-adakan padahal udah jelas ketebak hasilnya apa. Dan akhirnya skripsi itu cuma bakal berguna buat adek kelas yang cari referensi, mau bikin penelitian yang sejenis dengan objek yang berbeda. Dan ini juga yang bikin mahasiswa yang ngadepin skripsi pada akhirnya bingung "Saya nggak tahu nih skripsi saya mau dibawa kemana", karena dari awal dia juga nggak tau apa yang mau diteliti, karena permasalahan penelitiannya juga sesuatu yang diada-adakan.
![]() |
| Salah mindset : Skripsi kok cari yang apa enaknya aja? pantesan skripsinya nggak guna. |
Hello Think-ers !
Logic will get you from A to B. Imagination will take you everywhere.- Albert Einstein
Proudly Present, our movement !
Kadang kita terlalu terkurung dengan logika.Ya. Sampai akhirnya kita nggak pernah menyangka bahwa dibalik segala logika kita punya sesuatu. Imajinasi. Kemana kau sampaikan imajinasi itu? hanya terlintas dipikiran? Kenapa tidak menghidupkan imajinasi imajinasi itu dalam sebuah tulisan?.
This ! Kalo kamu emang sepaham sama kita, welcome to the club !
Blog ini kami persembahkan buat kalian yang tak pernah berhenti berfikir. Berfikir tentang apapun. Bahkan hal hal yang menurut orang nggak penting. Tuangkan ide kalian di POSTHINK. Post AnyThink. Kita butuh lebih banyak ide, imajinasi dan pemikiran kalian. Buat apa? karena hidup cuman sekali. Why so serious?


